Freitag, November 25, 2005

Sepertinya Ada yang Salah...

Freitag, November 25, 2005 /



Sepertinya ada yang salah dengan hatiku.
Tak hanya berdebu, tapi juga mulai berkarat.

Sepertinya ada yang salah dengan jiwaku.
Tak hanya lapar dan dahaga, tapi mulai dehidrasi.

Sepertinya ada yang salah dengan pikiranku.
Tak hanya malaikat dan iblis kecil yang muncul, tapi juga kabut yang kosong.

Donnerstag, November 24, 2005

Cinta Itu

Donnerstag, November 24, 2005 /

Cinta itu - Astrid

ingin kuakui
cinta yang kauberi
ingin kuakhiri sepi
dan sendiri
siapa yang mengerti perih
dalam hati
ingin kuakhiri
pahit nya misteri
hasrat untuk tepiskan
semua kenyataan
dan seribu bayangan hilang
cinta itu
menjauhlah
tinggalkanlah aku sendiri
cinta itu musnahkanlah
karena kau satu2nya
cinta itu
menjauhlah..tinggalkanlah aku sendiri
cinta itu musnahkanlah
karena kau satu-satunyayang kucintai
siapa yang mengerti
perih dalam hati
ingin kuakhiri pahitnya misteri
hasrat untuk tepiskan semua kenyataan
dan seribu bayangan hilang


NB : Salah satu OSTnya Mirror, lagu yang beda abiez ^-^

Sonntag, November 20, 2005

It's Raining

Sonntag, November 20, 2005 /




Seharian, mulei dari pagi sampe malem, mulai dari gerimis sampe hujan badai. Di kampus*, juga di rumah. Tambahan : juga di hatiku.

Kenapa?

Entahlah, aku cuma bisa merasakan dingin dan beku sejak petir** itu memecahkan sepotong rasa percaya yang tersisa. Rasa percaya yang kupendam diam-diam dan tinggal itu satu-satunya.

I'm smiling.
Still a faking smile.
Inside, I'm dying.

* = hari Minggu ke kampus, bukan dengan tujuan jogging, yang jelas. Ada acara Stulabo (Studi Lab) di Fakultas n Jurusan. Lumayan, sekalian cuci mata, sapa tau ada senior yang cakep hehehehehehe.

** = the forbidden secret

NB : Big Sistah n Middle Sistah, maaph ya kalo misalnya cerfetnyah harus nunggu agak lama lagi, minggu ini masi sibuk siy buat tugas n laporan TERCINTAH -_-"

pic : dari sini

Mittwoch, November 16, 2005

Mittwoch, November 16, 2005 /

Hari Minggu kemarin, sejak jam 11 siang aku membukakan pintu untuk sahabat-sahabatku. Tahukah kamu, satu dua jam sebelumnya aku menerima sebuah kotak Pandora, yang menyimpan banyak rahasia, menggodamu untuk mengintipnya, dan saat kau tergoda untuk membukanya, kamu tahu bahwa penyesalan selalu datang terlambat, memupuskan rasa bahagia, membuatku terguncang dan terpuruk. Sirna sudah senyum itu.

Dan saat seorang sahabat datang berkunjung, bukannya menyambut dengan senyuman dan pembicaraan hangat, aku menyuguhkannya raut wajah yang masam dan keheningan yang membosankan. Maaf, bukannya aku membencimu atau bosan melihatmu. Ini hanya efek kotak Pandora. Bahkan untuk membuat senyum palsu pun aku tak sanggup. Aku tahu, karena kau bisa membaca raut wajahku. Kita sama-sama punya masalah, dan sedang tidak ingin mengungkitnya.

Barulah aku bisa menyambut dengan senyuman, tawa gembira dan pembicaraan hangat setelah sahabat lain yang datang. Mungkin kau menganggap ini diskriminasi, tapi bukan itu maksudku. Kau pun pergi, meninggalkan wajah kecewa dan tanda whats-happen-to-u. Lagi-lagi maaf aku kirimkan setelah kau pergi. Mungkin kamu marah, mungkin kamu kecewa. Suatu saat, bila tiba waktunya, aku akan berbicara kepadamu.

Dan kotak Pandora itu berisi...rahasia keluarga.

To my friend, Cumi2, gomen ne.

Mittwoch, November 16, 2005 /

Menanti orang-orang yang berjanji. Masih belum datang juga. Tiba-tiba petir datang menembus pikiranku, tanpa tanda, tanpa gemuruh. Datang begitu saja, datang dari orang yang kusayangi, yang telah teraniaya selama puluhan tahun. Memaksaku untuk meneteskan air mata, terluka dan mengembangkan sayapnya, meringkuk dalam benci, dendam, sedih, dan luka. Wanita, teraniaya tanpa bisa melawan. Lukanya telah membuat ia tegar dan memendam selama puluhan tahun. Membesarkan anaknya dengan luka di hati, dengan cucuran air mata, dengan peluh dan napas tersengal-sengal. Berusaha sekuat hati, walau harus memendam luka, lagi.

Wanita, di balik kerapuhannya tersembunyi kekuatan
di balik air mata, peluh keringat, senyumannya, napasnya ada cinta yang mengalir
cintalah yang membuat dia tetap bertahan,
menghadapi kenyataan yang mencabik hatinya,
memendam luka yang menganga dan menyakitkan dalam diam
cinta padaNya, membuat ia tetap bertahan hidup dan tak pernah berputus asa
cinta pada anak-anaknya, membuat ia mengabdikan hidupnya untuk melihat buah hatinya tumbuh dewasa
cinta pada dirinya sendiri, membuat ia tetap tegar dan bertahan dari kesakitan yang ia alami

dedicated to my beloved mother

Mittwoch, November 16, 2005 /

Iblisku menari-nari di manapun ia suka, tak hanya dalam gelap, remang-remang, tapi juga dalam terang. Walau hanya iblis amatir, dia tak segan-segan membujuk dengan segala cara yang dia miliki. Dia senang melihatku menangis, senang melihatku terpuruk, senang melihatku bergelimangan dosa.

Walau begitu, malaikatku tetap ada di sisiku. Dia dan Nya mengawasi dan mencatat apa yang kulakukan. Setidaknya biarkan aku membahagiakan diriku sendiri dengan membuat orang lain bahagia. Walau hanya dua orang saja.

Freitag, November 11, 2005

Harajuku

Freitag, November 11, 2005 /




pic diambil dari sini
Harajuku, temanya CosPlay (Kawaii, isn't it?). Mungkin ada yang pernah tau, di Ciwalk? Huhu, jadi inget seseorang yang pake yukata waktu Komikasia 2005 ^-^


Montag, November 07, 2005

Back to Habitat

Montag, November 07, 2005 /

Yap benar sayah sudah kembali ke Malang sodara-sodara. Masih dengan wajah ndak jelas antara jutek dan jayus, antara merengut dan nyengir, dan yang pasti masih kucel bin ga sedap dipandang ;p

Setelah (hampir) seminggu ada di Madiun, ternyatah sayah cuma pindah makan-tidur-baca-nulis. Mungkin dengan tambahan bertemu dengan sodara-sodara dalam Paguyuban Sumodiharjo (buyut sayah) dan bantuin ngasuh keponakan TERCINTAH yang GANTENG nian, Dyva aka Cupluk.

Seperti halnya ritual tahunan, berkunjung ke rumah Eyang, icip-icip jajan yang berlimpah dan membuat jantung berdebar-debar (takut badan bengkak lagi -_-"), makan-mandi-tidur-ritual harian manusia, lalu di Hari Raya Idul Fitri ya sholat Ied di alun-alun Madiun, sungkem sama keluarga, dan makan-makan. Sempat calling seorang sahabat, jadi kangen untuk bercerita lebih banyak ;) Hari kedua rumah Eyang yang tadinya cuma dihuni 4 orang (aku, Eyang, Bulik dan Bapak sayah), membengkak menjadi lebih dari dua kali lipatnya dengan kehadiran sodara-sodara laen dari Bandung. Alhasil, sayah ngungsi ke rumah kakak kedua bersama Ibu, kakak pertama, kakak kedua beserta suami dan si Cupluk. Tanggal 5 ikut acara Pertemuan Keluarga Besar, yang ternyata isinya makan-makan, nyanyi-nyanyi dan ngobrol ngalor ngidul ga jelas. Kadang-kadang menabur senyum palsu dimana-mana, cuma untuk berbasa-basi padahal ga kenal dekat dengan mereka. Bertindak defensif, aku cenderung diam di kursi belakang dan melahap es krim 2 gelas, tak lupa mengamati mereka yang ehm...sepertinya menganggap pertemuan itu tak hanya pertemuan keluarga, tapi juga unjuk gengsi, menunjukkan dengan bangga, "Eh, aku bawa mobil tiga lo..Eh aku taruna lo.." dsb. Bosan, niatan hati setelah makan-makan kami (aku, dua kakak dan satu kakak ipar beserta ibu dan si Cupluk) melarikan diri ke Sarangan, tapi apa daya lagi nggilani ruamenya dan ternyata kondisi yang sama juga terjadi di Tawangmangu. Apa boleh buat, kembali ke rumah deh.

Tanggal 6 benar-benar kembali ke habitat, yaitu Malang. Jangan ditanya soal oleh-oleh, kami bawa sekotak tape, sekotak cake, dan sekeranjang telur ayam kampung. Jangan tanya soal brem Madiun ;) Dan ternyata jalanan macet, orang-orang juga pada balik ke Malang. Siyal, abang juga tiba-tiba sms, katanya lagi sekarat. Seorang sahabat sedang mengalami masalah dengan adiknya. Nah lo! Moga-moga ga kenapa-napa :(

Dan rumah sudah menanti kami dengan parsel kue kering (hmm...ada kue coklat, kismis dan kastengel..slurp!). Sempat nonton Cinta 24 Karat, lumayan buat selingan. Nonton 5 Sehat 4 Sempurna jugak ngga? Hampir sama jayusnya. Sambil ngasuh si Cupluk, baca Kanbayashi&Kirika, ubek-ubek kamar, menata kembali karena sebelumnya seperti kapal pecah jadi 7, setelah ditata lumayanlah seperti kapal pecah jadi 5 :D

FYI, sayah memang orang tengil yang narsis dan...berat badan yang udah turun 2 kilo mulei naik sekilo *ugh* -_-"

Dienstag, November 01, 2005

Before Mudik...

Dienstag, November 01, 2005 /

Sekedar pemberitahuan, sayah mudik besok (tanggal 2) sampe tanggal 6 ke Madiun, jadi doakan semuah lancar dan seperti biasa,

SAYAH MEMANG NYEBELIN, MEMANG JAYUS, MEMANG NARSIS
Karena itulah
SAYA MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN
BILA ADA KESALAHAN ATO NGERASA TERSAINGI OLEH KENARSISAN SAYA (HEHE)

Met liburan, met mudik bwat yang mudik, met leyeh-leyeh di rumah kalo ga mudik ^-^ Doakan sayah slamat sampe tujuan dan membawa oleh-oleh bwat Anda semuah ^-^