abis jalan-jalan ama Phie2

Jalan2 ke Sarinah, liat2 kartu lebaran n nyari Al Ma’tsurat, tapi ga ketemu.
Jalan2 ke Gramedia, beli buku Sabda Cinta Sang Nabi.
(kemarin jalan2 juga ke Mitra II-Gramedia, nyari Sheila-nya Torey Hayden, ternyata harganya 35


tapi lega juga sih, akhirnya bisa beli Wisata Hati-Guru Kehidupan nya Yusuf Mansur. Bagus banget, saking tersentuhnya, sampe pengen nangis

Sedikit bagian isi dari buku tersebut :
Munajat
Duhai Penguasa Hari Kemudian, bilakah Engkau berkenan menutup lembaran kehidupan kami yang buruk? Bilakah Engkau berkenan menghapuskan catatan-catatan yang bisa memalukan kami kelak, pada hari yang kami tidak bisa kembali?
Ya Allah, demi mengingat hari demi hari yang kami jalani, seharusnya kami menangis. Tapi, kami tetap biasa saja, seolah esok tak ada kematian dan tidak ada hari kebangkitan.
Ya Allah, demi mengingat kelakuan kami, sepantasnya kami pesimis dan khawatir bahwa tak ada tempat yang baik bagi kami walaupun setapak kaki sebab kami begitu buruk, begitu bersalah. Tapi, demi melihat kebijaksanaan maaf dan ampunan-Mu yang tiada berbatas, bolehkah juga kami berharap bahwa Engkau tidak akan mempermalukan hamba-hamba-Mu ini.
Engkaulah Pemilik Hari Akhir, dengan segala keputusan baik dan buruk kejadian ada di tangan-Mu . bukan manusia! Manusia miskin maaf, sempit memberi kesempatan. Tapi Engkau? Maaf-Mu luas, begitu juga dengan kesempatan-Mu.
Lalu ada lagi cerita yang rada aneh.
sebelumnya aku sedang tertidur, yang kemudian terganggu oleh sakit kepala yang amit-amit pingin njedotin ke tembok *dzigh!*
karena udah ga tahan lagi ama sakitnya, iseng-iseng buka komputer, buka internet, ngecek blog, blog walking. Monitor diset dengan nyala minimum.
Lha kok berangsur-angsur sakit kepalaku ko ilang ya..?

Entah ini karena aku baru bangun tidur, n kebetulan udah mulai membaik..ato jangan-jangan aku kena Blogisitis terlalu parah hinggs penyembuhannya pun harus dengan ngecek blog??

Mungkin kelak blog bisa jadi terapi pengobatan alternatif (setidaknya buat aku) *LOLz*
